EDUKASIHALAL

Sejarah dan Kemuliaan Ka’bah

Ka’bah merupakan bangunan suci umat Islam, yang berada didalam Masjidil Haram kota Mekkah.


Sejarah Ka’bah

Ka’bah sudah ada sejak nabi Adam AS dan dibangun kembali oleh nabi Ibrahim AS bersama putranya nabi Ismail AS

Sesuai Firman Allahﷻ

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan Kami terimalah daripada Kami (amalan kami), Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”.

Menurut para ulama, kata “meninggikan” beraarti sudah ada sebelumnya.

Sebelum Rasulullahﷺ ka’bah sudah dianggap suci oleh orang kafir Mekkah, namun mereka meletakkan berhahala untuk disembah

Ka’bah juga pernah ingin dihancurkan oleh Abrahah dengan pasukan bergajah, namun Allahﷻ menjaga nya dengan mengirim burung yang melemparkan batu dari neraka, sehingga mereka terserang penyakit dan mati.

Peristiwa ini Allahﷻ abadikan dalam surah Al-Fil

Pada tahun tersebut terjadi bersamaan dengan lahirnya Baginda nabi Muhammadﷺ sehingga tahun kelahiran nabi disebut dengan tahun gajah.


Sejarah dan Kemuliaan Ka'bah

Mengunjungi Ka’bah (Haji & Umrah)

Sebagaimana rukun Islam yang ke-5, Mengerjakan Haji tanggal 8 sampai 12 Zulhijjah hukumnya adalah wajib bagi yang “mampu”

Jadi niatkanlah dengan kuat untuk bisa melaksanankan haji minimal 1-kali se-umur hidup, meski belum mampu

Jika niat saja tidak ada maka ini termasuk dosa besar.

Adapun Umroh adalah Haji yang dikerjakan selain tanggal 8-12 Zulhijjah hukumnya Sunnah Muakad (Sangat di Anjurkan)


Kemuliaan Ka’bah

Perlu diketahui kalau orang Islam tidaklah menyembah Ka’bah

Ka’bah hanyalah simbol arah bagi umat islam dalam mengerjakan sholat, agar 1 arah (tujuan) baik mereka dari arah timur, barat, selatan atau utara.

Sesuai dengan Firman Allahﷻ

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُمَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

Artinya : …..Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka’bah). dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. [QS Al-Baqarah : 144]

جَعَلَ اللَّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَامًا لِلنَّاسِ…..

Artinya : Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia…. [Al-Maidah : 57]

Jadi janganlah beranggapan Ka’bah adalah Tuhan, itu hanyalah bangunan yang di Muliakan oleh Allahﷻ.

Berikut Kemuliaan Ka’bah Masjdil Haram Mekkah

1. Mengunjungi Ka’bah (Haji) Merupakan rukun Islam ke-5 yang wajib dilakukan sekali se-umur hidup

2. Ka’bah diyakini oleh umat Islam sebagai poros bumi yang sejajar dengan Baitul makmur (tempat tawaf malaikat) dibawah arsy Allahﷻ

3. Sholat di Masjidil Haram sama dengan sholat 100.000 kali sholat ditempat lain.

صَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ

“Satu shalat di Masjidil Haram, lebih utama dibandingkan seratus ribu shalat di tempat lainnya”. [HR Ahmad, Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Syaikh al Albani]

4. Tempat paling mustajab nya Do’ada

5. Tempat Teraman dan tersuci di dunia
Sabda Nabi :

إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فَهُوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

“Sesungguhnya kota ini, Allah telah memuliakannya pada hari penciptaan langit dan bumi. Ia adalah kota suci dengan dasar kemuliaan yang Allah tetapkan sampai hari Kiamat “

6. Orang kafir tidak boleh masuk

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَٰذَا

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini …(tahun penaklukan kota Mekkah)” [At-Taubah : 28]

7. Diharamkan menangkap atau berusaha untuk mengejar hewan, juga dilarang menebang, memotong dan mencabut tanamannya


Demikianlah artikel ini semoga kita semua bisa menunaikan Ibadah Haji / Umroh ketanah suci, Amiin YaaRabbal alamin

Jika Anda ada pertanyaan tentang kepergian Haji atau Umroh silahkan hubungi kami www. adindaazzahra.com Berpengalaman sejak 1992

Published: 17/02/20

Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF)

Direktur Utama Adinda Azzahra Grup

Founder & CEO Muslim Holiday Konsorsium

Ketua Umum ATLMI (Asosiasi Tour Leader Muslim Indonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *