SILATURAHIM

IITCF Berharap AJTM Juga Membuka Peluang untuk Segmen Muslim

PA| Jakarta– Asita Jakarta Travel Mart (AJTM 2019) menggelar pertemuan antara seller dan buyer di Harris Vertu Hotel Harmoni, Jakarta, Rabu (25/9/2019). Seller yang ikut dalam acara ini, mencapai 122 orang, sedangkan buyer sebanyak 200 orang, sebagian dari sejumlah negara.

“Ini sudah melebihi dari target kita, yang kita harapkan 100 ternyata sudah mencapai 122 seller. Sedangkan dari buyernya, tercatat sudah 200 buyer yang datang dan tetap bertahan sampai selesai,” kata Ketua Panitia AJTM 2019 Jongki Adiyasa seperti dikutip El John News, Rabu (25/9/2019).

Jongki menjelaskan, dalam proses bertransaksi Business to business atau B to B, pihak panitia menerapkan sistim table top round robin kepada para seller maupun buyer. Dalam sistim ini, seller dan buyer diberikan waktu 7 menit untuk melakukan transaksinya. Setelah 7 menit, para buyer bergantian ke meja seller yang lain dengan durasi yang sama.

“Jadi apa yang kita lakukan sangat unik di dunia pariwisata,  kita kenal dengan nama table top round robin. Table top adalah pertemuan one on one. Dan yang round robin itu yang istimewa karena para buyer diharuskan berpindah dari satu meja ke meja yang lain sesuai dengan urutannya nah waktu transaksi buyer dan seller adalah 7 menit dan itu sangat efektif khususnya para seller sangat senang dengan sistem yang kita lakukan ini,” ujar Jongki.

Jongki berharap setelah pertemuan tersebut, ada manfaat yang dirasakan para seller maupun buyer. Serta menjadikan acara ini, untuk menambah dan memperkuat jaringan.

“Manfaatnya efisiensi yang di dapat, kemudian mendapatkan networking,  dan transaksi bisnis yang langsung. Tahun ini pertama kami buka untuk seller luar negeri, mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah. Tetapi yang kami harapkan tentunya adalah para seller dari dalam negeri,  karena kita memperkuat domestik dan inbound tour,” ungkap Jongki.

“Inti atau tujuan dari acara ini adalah Kita non provit, tujuan kita untuk memajukan pariwisata, khususnya Jakarta, umumnya Indonesia,” tutup Jongki.

Sementara itu, Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) H. Priyadi Abadi MPar yang juga merupakan pemilik dari Adinda Azzahra Tour mengatakan kegiatan ini bagus untuk mendongkrak pariwisata inbound di mata luar negeri. “Ke depan, saya berharap digelar juga untuk segmen muslim juga, karena potensinya juga besar,” ungkapnya.

Priyadi yang juga hadir dalam acara AJTM ini menambahkan, terlebih lagi Indonesia berada diperingkat pertama soal wisata halal yang dikeluarkan oleh Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2019. Ada daerah-daerah yang  memiliki daya tarik tersendiri dalam wisata halal yang bisa dikenalkan ke mancanegara melalui AJTM ini.

Ke depan, AJTM bisa mencoba diagendakan pertemuan antara buyer dan seller Muslim secara lebih khusus. Sehingga segmen muslim ini bisa mendapatkan peluang untuk melakukan transaksi di bidang pariwisata halal. “Saya yakin, jika segmen muslim ini diadakan akan banyak peminatnya juga,” tegasnya. [fro]

Published: 26/09/19

Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF)

Direktur Utama Adinda Azzahra Grup

Founder & CEO Muslim Holiday Konsorsium

Ketua Umum ATLMI (Asosiasi Tour Leader Muslim Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *